Jadi Perbincangan Netter, Kardus Kotak Pemilu Lebih Kuat Dari Kaleng-Kaleng

Jadi Perbincangan Netter, Kardus Kotak Pemilu Lebih Kuat Dari Kaleng-Kaleng! Euforia masyarakat menyambut pesta demokrasi makin terasa. Banyak orang yang sudah mulai menunjukkan kehebatan jagoan masing-masing. Hal ini tak ubahnya kontes pencarian bakat. Media sosial pun ramai, terlebih soal isu terkait kotak pemilu nanti.

Kotak Pemilu

Kotak Pemilu

Pemilihan umum adalah salah satu acara terbesar. Tentu Negara menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. Mulai dari persiapan pemilu, biaya bagi yang terlibat, bahkan sampai pada pembuatan kotak pemilu. Bukan main, acara yang dirayakan 5 tahun sekali melibatkan seluruh warga Indonesia mulai dari usia 17 tahun ke atas. Jika Anda ingin mengetahui hal lainnya, Anda dapat mengunjungi tips bisnis di internet.

Sudah sangat wajar mendapati berbagai perseteruan menjelang pemilihan umum. Bahkan jauh sebelum hari H, sudah banyak yang bergaduh. Keributan terjadi karena setiap pendukung berlomba-lomba dalam menjatuhkan pasangan calon lainnya. Padahal, hal demikian tidak perlu terjadi. Mereka yang mencalonkan diri pun adalah mereka yang dianggap cukup mampu untuk memimpin bangsa. Meski dengan cara yang berbeda, tetapi mereka memiliki satu tujuan, yaitu membuat negeri ini menjadi lebih baik.

Kotak Pemilu yang Terbuat dari Alumunium

Selain ribut soal pasangan calon masing-masing, saat ini masyarakat Indonesia di buat geleng-geleng kepala oleh kreatifitas orang-orang yang mengaku wakil rakyat. Salah satu penerapan efisiensi anggaran sangat terlihat pada pemilu 2019. Baru-baru ini, beredar berita tentang kotak pemilu yang tidak lagi terbuat dari aluminium atau bahan kaleng-kalengan. Yang lebih mengejutkan adalah wadah untuk menampung suara rakyat tahun depan terbuat dari kardus.

Banyak yang tidak habis pikir, mengapa pemerintah bisa terpikir menggunakan kardus sebagai kotak pemilu. Bukankah lembaran-lembaran suara rakyat harus aman dari berbagai aspek?

Kotak untuk pemilihan Presiden yang akan datang memang terbuat dari kardus. Hal ini semakin dipertegas dengan beberapa berita mengenai persiapan pemilihan umum nanti. Pihak-pihak yang terkait berbondong-bondong memberikan penjelasan. Meski sudah berusaha membuktikan bahwa kardus pun cukup kuat, masyarakat masih saja tidak terima. Berikut beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam membuatnya.

Teksturnya Yang Lunak

Sudah pasti kardus memiliki tekstur yang lunak. Bahkan jika, terkena hujan akan mudah rusak. Sangat tidak cocok jika digunakan sebagai kotak pemilu.

Mudah Penyok

Berkali-kali panitia persiapan pemilu memperagakan kekuatan ini yang terbuat dari kardus. Bahkan ada yang sempat terjatuh ketika memperagakannya. Meski demikian, mereka tetap mengatakan bahwa kardus tersebut kuat dan layak sebagai kotak suara.

Mudah di Bobol

Meski menggunakan lakban atau gembok sekalipun, kotak ini berbahan kardus ini tetap saja masih bisa di bobol. Tingkat keamanannya jauh dari kata aman. Dengan yang aluminium saja masih ada yang curang, apalagi jika terbuat dari kardus.

Jauh sebelum pimilihan umum, tentu segala persiapan telah dilakukan secara maksimal. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa ide kotak pemilu berupa kardus bisa di acc? Tidak mungkin keputusan seperti ini, tidak di ketahui oleh para wakil rakyat.

Baca juga: http://payhanbeton.com/panduan-memilih-warna-lipstik/

Beragam komentar tidak berhenti sampai disini. Masyarakat masih berharap, KPU dan tim terkait bisa mempertimbangkan kembali. Hal ini semata-mata untuk menjaga suara rakyat yang ada di dalam kotak pemilu itu nantinya. Alih-alih menghemat anggaran, nyatanya sangat meresahkan. Hingga saat ini, netter tidak berhenti meributkan perihal kotak suara 2019 nanti.

shares